Kisah Ibu Rumah Tangga (Rahel Yosi Ritonga)
IKHLAS Setelah selesai menempuh studi S2, saya pulang ke Indonesia dan kemudian bekerja. Tentu saja karena saya memegang gelar Master dari luar negeri, gaji saya langsung melesat. Pindah kerjapun gaji langsung menyesuaikan. Setelah menikah dan punya anak, saya masih bekerja beberapa tahun dan bahkan pada tahun-tahun terakhir bekerja, saya diberi jabatan sebagai kepala bagian. Manusia mana yang tak senang punya gaji tinggi, punya jabatan, dan lagi dipercaya sebagai salah satu tangan kanan bos besar? Harga yang harus saya bayar waktu itu? Perkembangan anak saya tidak maksimal karena harus diurus oleh baby sitter. Gonta-ganti lagi, sehingga tidak hanya selalu bikin saya pening kepala tapi juga kasihan anak saya waktu itu. Rumah kadang tidak terurus karena asisten yang tidak bekerja dengan sepenuh hati, akhirnya terkadang pulang kerja saya masih mengerjakan pekerjaan rumah juga. Lima tahun yang lalu saya memutuskan berhenti bekerja, mengurus anak sendiri. Bahkan sekarang punya du...